Timnas Italia Sempat Gugup Hadapi Tekanan

 


PINOBOLA Tonali menilai pertandingan ini mengingatkannya pada laga kontra Estonia di tempat yang sama. Italia, menurutnya, tidak mampu menciptakan banyak peluang berkualitas dan harus menghadapi permainan fisik serta ancaman bola panjang dari Irlandia Utara.

"Rasanya seperti mengulang pertandingan melawan Estonia di Bergamo. Kami tidak menciptakan banyak peluang, tetapi menghadapi tim yang sangat fisik dan berbahaya lewat umpan panjang. Itu sempat menyulitkan kami," ujar Tonali.

Meski demikian, pemain berusia 24 tahun tersebut menegaskan Italia mampu memaksimalkan momen penting yang dimiliki.

"Kami memang tidak punya banyak momen berkualitas, tetapi kami melakukan pekerjaan dengan baik saat kesempatan itu datang," sambungnya.

Beban Besar Setelah Absen di Dua Piala Dunia


Tekanan besar memang menyelimuti Italia dalam laga ini. Gli Azzurri diketahui gagal lolos ke dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yakni 2018 dan 2022.

Tonali mengakui sempat ada rasa gugup pada awal babak kedua. Namun, setelah gol pembuka tercipta, mental tim perlahan kembali stabil.

"Ada ketegangan pada awal babak kedua, tetapi setelah unggul kami merasa lebih bebas secara mental," ungkapnya.

Dia juga menegaskan pentingnya fokus mengantisipasi keunggulan lawan, terutama dalam situasi bola mati dan duel fisik.

"Kami berusaha menutup kekuatan mereka. Jika kami bisa tetap fokus dalam situasi set-piece, maka kecil kemungkinan kami kebobolan dari tim seperti itu," tambah gelandang Newcastle United tersebut.

Final Penentuan Jadi Harga Mati

Berkat kemenangan atas Irlandia Utara, Timnas Italia melenggang ke final Path A play-off sekaligus terus menjaga asa lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Pada laga terakhir memperebutkan tiket ke Piala Dunia tahun ini, Italia akan berhadapan dengan Bosnia and Herzegovina yang sukses menyingkirkan Wales lewat adu penalti dengan skor 4-2. Pemenang harus ditentukan lewat adu penalti, karena kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Rencananya, pertandingan kedua tim bakal berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (01/04/2026) dini hari WIB. Tonali menegaskan timnya kini tidak punya pilihan selain meraih kemenangan demi memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia.

"Sejak pelatih datang, kami merasa semakin positif. Kami harus terus seperti ini. Tidak ada pilihan lain selain menang," tegasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Adik Lionel Messi Alami Kecelakaan Lalu Lintas, Acara Pernikahan Terpaksa Ditunda

Hasil Bali United vs PSBS Biak: Comeback, Serdadu Tridatu Pesta Gol dan Benamkan Badai Pasifik di Dasar Klasemen BRI Super League

Gokil! Bintang NBA Kucurkan Uang untuk Jadi Jajaran Pemilik Chelsea